4 Pertanyaan yang Harus Dihindari Saat Bertemu Orang Baru


Jakarta - Rasa ingin tahu dalam diri mendorong manusia untuk bertanya. Dengan bertanya, informasi menjadi bertambah. Namun, pernahkah kamu jengkel karena pertanyaan yang diajukan lawan bicara?
Beberapa pertanyaan memang sebaiknya tidak dilontarkan pada orang yang baru dikenal, karena dikhawatirkan bisa menyinggung perasaan. Mengutip dari Brightside, ini empat pertanyaan yang sebaiknya tidak kamu tanyakan pada orang baru.
1. "Sudah berapa lama bersama?"
Pada dasarnya manusia sering bercerita tentang hubungannya. Namun, jika lawan bicaramu tidak bercerita mengenai hubungannya, lebih baik jangan bertanya, "Sudah berapa lama bersama?"
Pertanyaan tersebut akan membuat lawan bicara jadi kurang nyaman karena ranah pribadinya telah disenggol, meskipun mungkin kamu hanya bermaksud basa-basi. Ketika seorang pria dan wanita hadir bersama di suatu acara atau pesta, mungkin saja mereka bukanlah pasangan kekasih, atau baru berkenalan lalu memutuskan untuk hadir bersama ke pesta.
2. "Kapan kamu akan punya anak?"
Pertanyaan yang tidak sopan selanjutnya adalah "Apa kamu mempunyai anak?", "Apakah Anda hamil?" atau "Apakah kamu menginginkan bayi laki-laki atau bayi perempuan?"
Sebuah pertanyaan tentang memiliki anak dapat mengganggu dan menyinggung pasangan yang mungkin sedang berjuang atau bahkan tidak dapat memiliki anak kandung. Jika teman bicara datang bersama anak-anak, lebih baik bertanya tentang minat mereka. Jika mereka tidak punya anak, lebih baik cari topik yang lebih netral untuk memulai percakapan.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
- Iklan -
Perdagangan Berjangka Makin Bergairah - PT RIFAN FINANCINDO
Investasi Emas Diprediksi Jadi Pilihan Realistis di Tahun Politik - RIFAN FINANCINDO
Rifan Financindo Berjangka Bidik Investasi Emas - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
Emas Diprediksi Jadi Produk Derivatif Primadona - PT RFB
- Iklan -
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------

3. "Memang kamu harus banget ya melakukan itu (hobi atau belanja barang favorit)?"
Hobi adalah topik yang bagus untuk obrolan ringan. Namun, ada juga sejumlah pertanyaan yang dapat membuat lawan bicara malu dan tidak nyaman. Misalnya, mengapa mereka memiliki hobi yang begitu mahal. Pertanyaan itu tentu tidak menyenangkan. Lawan bicara mungkin akan berpikir bahwa kamu menganggap hobi mereka konyol.
4. "Berapa biayanya?" atau "Berapa harganya?"
Kecuali kamu berteman dekat atau akrab dengan orang tersebut, jangan sekali-sekali menanyakan harga barang yang ia kenakan. Mungkin kamu penasaran dan suka dengan barang yang ia bawa, namun pertanyaan tersebut bisa dimaknai berbeda.
Menanyakan harga barang yang seseorang miliki, terlebih lagi saat kalian baru saling mengenal, seolah membuat dia berpikir kamu sedang mencoba menilai status finansial mereka. Hal itu juga bisa dianggap kamu sedang mengetes kemampuan mereka untuk membeli harga tertentu. Cukup tanyakan hal tersebut pada teman dekat saja.
Nah, untuk kamu yang sering mendapatkan pertanyaan sejenis dan menurutmu kurang menyenangkan, ada beberapa trik untuk meresponnya:
- Ganti topik pembicaraan
- Berikan jawaban singkat
- Menolak untuk menjawab
Dengan mengabaikan pertanyaan akan membuat lawan bicara kamu mengerti bahwa itu pertanyaan yang tidak menyenangkan. Mengubah topik dan memberikan jawaban singkat juga merupakan sinyal bahwa kamu tidak menyukai pertanyaan tersebut.
Namun, jika lawan bicara tetap bersikeras, kamu bisa mengatakan, "Saya tidak ingin membicarakannya, mari kita ganti topik." 
Jauh lebih baik daripada ditunjukkan dengan rasa marah, gugup atau jengkel. 
(hst/hst)

0 komentar:

Isi Bensin Tunggu Kosong, Bikin Tangki Motor Cepat Karatan?

Jakarta - Tak jarang bagi pemilik kendaraan bermotor untuk mengisi bensin ketika jarum atau tanda penunjuk bensin sudah menunjukkan habis. Benar tidak, kebiasaan ini berakibat pada umur tangki?

Laman Suzuki.co.id menyebut kebiasaan ini dirasa banyak berpengaruh dengan umur tangki. Sehingga para pengguna motor disarankan mengisi bensin ketika tidak benar-benar dalam keadaan hampir kosong.

"Berisiko menyebabkan kondensasi, dan timbulnya air dalam tangki. Kasus ini memang kerap terjadi pada motor sport, tapi bukan tidak mungkin akan terjadi pula pada jenis motor lainnya," tulisnya. 

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
- Iklan -
Perdagangan Berjangka Makin Bergairah - PT RIFAN FINANCINDO
Investasi Emas Diprediksi Jadi Pilihan Realistis di Tahun Politik - RIFAN FINANCINDO
Rifan Financindo Berjangka Bidik Investasi Emas - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
Emas Diprediksi Jadi Produk Derivatif Primadona - PT RFB
- Iklan -
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Setelah tangki berkarat masalah yang dihadapkan lainnya adalah kondisi motor. Bahkan dapat menyebabkan motor mogok. 

"Yang jadi masalah, setelah tangki bensin diserang karat, untuk membersihkannya tergolong sangat sulit. Bahkan karat tergolong sangat mudah mengendap di bensin, hingga akhirnya serpihan karat tersebut akan masuk ke fuel pump alias pompa bensinm," terangnya.


"Proses pembakaran bensin akan terhambat, dan usia pakai busi akan lebih pendek. Yang paling buruk, serpihan karat akan menghalangi prises pembakaran dan menyebabkan motor sering mogok," jelasnya. 

Guna menghindari masalah tangki yang berkarat. Salah satu cara terbaik yang bisa dilakukan adalah dengan tidak tangki besin kosong dalam waktu yang lama. Setelah indikator bensin sudah menunjukkan angka 50 persen, segera lakukan pengisian ulang bensin untuk menjaga tangki bensin tetap penuh.

Pada kesempatan sebelumnya, hal senada juga dijelaskan Media Communication Manager PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita, dengan mengisi tangki kendaraan secara penuh, maka potensi penguapan bensin akan semakin kecil.

"Tangki yang selalu terisi penuh juga bisa mencegah potensi terjadinya karat pada tangki. Seperti diketahui, tangki akan mengalami kondensasi jika tidak diisi bensin penuh. Kondensasi akan menciptakan air dan menimbulkan karat," kata Arya, kepada detikOto, Rabu (6/2/2019). (riar/lth)


0 komentar:

Mau Makan Enak Tanpa Gemuk ? Siasati dengan 5 Cara Ini



Jakarta - Silaturahmi di hari lebaran biasanya selalu diiringi dengan makan-makan. Agar tak gemuk, lakukanlah beberapa trik ini.

Ketika lebaran, makanan bersantan dan berkalori tinggi selalu tak pernah absen. Ini semua bisa membuat berat badan naik. Tentunya kalau hal ini tak ingin terjadi, Anda bisa mengontrol keinginan makanan dan melakukan beberapa hal ini. 

1. Perhatikan porsi makan


Biasakan menikmati makanan secara teratur dan tidak mengambil porsi makanan yang banyak ketika sedang berada di rumah sanak saudara.

Perlu diingat, tubuh membutuhkan asupan makanan pada pagi, siang dan malam hari. Selebihnya Anda boleh mencicip camilan dalam jumlah yang kecil. Dengan cara sederhana ini, Anda bisa mengontrol makanan lebih optimal.

Baca juga: 8 Trik Ngemil Sehat yang Cegah Berat Badan Naik 

2. Selektif dalam memilih makanan

Jamuan lebaran biasanya disajikan secara prasmanan. Saking banyaknya, jangan sampai Anda tergoda dan akhirnya makan semua makanan yang disajikan.

Pilih salah satu makanan. Batasi konsumsi makanan berlemak santan seperti opor, rendang, sayur gurih dan gorengan. Hindari juga minum minuman manis.

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
- Iklan -
Perdagangan Berjangka Makin Bergairah - PT RIFAN FINANCINDO
Investasi Emas Diprediksi Jadi Pilihan Realistis di Tahun Politik - RIFAN FINANCINDO
Rifan Financindo Berjangka Bidik Investasi Emas - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
Emas Diprediksi Jadi Produk Derivatif Primadona - PT RFB
- Iklan -
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------

3. Jangan lupa sayur dan buah


Sayur dan buah mengandung serat dan juga vitamin hingga mineral. Beberapa buah yang mengandung serat juga bisa membantu oerut terasa kenyang lebih lama. 

Pilih beberapa jenis buah seperti pepaya, anggur, apel serta nanas. Selain itu sayuran juga wajib disiapkan

4. Minum cukup air putih

Hampir 90 persen cairan tubuh kita adalah air. Daripada menikmati minuman manis seperti sirup, sebaiknya pilih minuman yang lebih sehat dan alami seperti air putih.

Minum cukup air minimal 8 gelas pehari bisa cegah dehidrasi juga.

5. Berhenti makan sebelum kenyang


Trik ini selalu jadi andalan dan sangat optimal. Rasa kenyang merupakan sinyal tubuh agar kita berhenti makan. Cara ini sangat baik dilakukan agar sistem pencernaan tak terganggu.

Jika dirasa sulit mendapatkan sinyal ini. Anda bisa minum segelas air setelah makan dan tunggu hingga 15 menit. Rasa kenyang pun akan muncul setelahnya.

Baca juga: Tetap Langsing Selama Lebaran, Ini Tips dari Ahli Gizi 

(adr/odi)

0 komentar:

Hati-hati, Jangan Aktifkan Rem Parkir Terlalu Lama


Jakarta - Rem parkir atau hand brake pada mobil berfungsi membantu kendaraan berhenti dengan aman ketika diparkir. Cara kerja rem ini dengan mengaktifkan rem belakang, supaya kendaraan tidak bergerak ketika terparkir. 


Rem parkir pun biasanya jadi pilihan utama para pemilik mobil saat memarkir kendaraannya di rumah. Tapi tahu nggak detikers? Ada risiko tersendiri saat mengaktifkan rem parkir terlalu lama. 



Seperti dikutip dari laman suzuki.co.id, rem parkir yang aktif terlalu lama berpotensi menimbulkan masalah serius, yaitu lepasnya kampas rem dari pelat atau besi penyangganya.



Masalah kampas rem lepas ini biasanya rentan menyerang rem belakang berjenis tromol. Kenapa? Sebab rem belakang jenis tromol, memiliki bidang kontak yang lebih panjang jika dibandingkan dengan rem cakram.



-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
- Iklan -
Perdagangan Berjangka Makin Bergairah - PT RIFAN FINANCINDO
Investasi Emas Diprediksi Jadi Pilihan Realistis di Tahun Politik - RIFAN FINANCINDO
Rifan Financindo Berjangka Bidik Investasi Emas - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
Emas Diprediksi Jadi Produk Derivatif Primadona - PT RFB
- Iklan -
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Pertanyaannya, Kenapa kampas rem bisa lepas dari besi penyangganya?



Jadi ketika rem tangan aktif, kampas rem itu terus menempel dengan tromol atau piringan cakram. Jika dibiarkan terlalu lama, kampas rem berisiko lengket dan menempel pada tromol atau piringan cakram.



Jika dipaksa melaju, kampas rem berisiko lepas dan akan sangat berbahaya jika mobil dikendarai. Risiko akan semakin tinggi jika Anda mengaktifkan rem tangan aktif dalam waktu lama dengan kondisi terakhir rem yang masih basah.



Solusinya, kurangi penggunaan rem parkir, terutama ketika mobil akan ditinggal dalam waktu lama. Jadi ban mobil cukup diganjal dengan balok atau tire stopper jika memang kendaraan akan ditinggal lama. 



Memang butuh waktu yang lama untuk kampas rem menjadi lengket dengan tromol, namun akan lebih baik mencegah daripada rusak dan akhirnya keluar biaya untuk ke bengkel. (lua/lth)

0 komentar: